
PEMERINTAH KABUPATEN TULANG BAWANG
KECAMATAN DENTE TELADAS
KEPALA KAMPUNG WAY DENTE
PERATURAN
KAMPUNG WAY DENTE
NOMOR ….. TAHUN
2015
TENTANG
PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK KAMPUNG
WAY DENTE
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA KAMPUNG WAY DENTE,
Menimbang : a. bahwa untuk meningkatkan
perekonomian dan pendapatan masyarakat kampung yang sesuai dengan kebutuhan dan
potensi kampung diperlukan suatu wadah guna mengelola perekonomian kampung
tersebut ;
b. bahwa dalam rangka meningkatkan pendapatan
masyarakat dan kampung, Pemerintah Kampung dapat mendirikan BUMKampung sesuai
kebutuhan dan potensi kampung ;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud pada huruf a dan huruf b perlu menetapkan Peraturan Kampung tentang
Pembentukan Badan Usaha Milik Kampung Way Dente Mandiri;
Mengingat :
1.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang
Pembentukan Provinsi Banten (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 182,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 4010);
2
. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004
tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008
tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3. Undang-Undang
Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan
Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438) ;
4.
Undang-Undang Nomor 12
Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5234);
5.
Undang-Undang Nomor 6
Tahun 2014 tentang Desa.
6. Peraturan
Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Kampung (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4587) ;
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2010
tentang Badan Usaha Milik Kampung (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 316) ;
8. Peraturan
Daerah Kabupaten Tulang Bawang
Nomor 7
Tahun 2006
tentang Pemerintahan Kampung ;
Dengan Persetujuan Bersama
BADAN PERMUSYAWARATAN KAMPUNG WAY DENTE
dan
KEPALA KAMPUNG
WAY DENTE
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN KAMPUNG TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK KAMPUNG WAY DENTE
BAB
I
KETENTUAN
UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Kampung ini yang dimaksud dengan :
1.
Kampung adalah kesatuan
masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk
mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan
adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan
Negara Kesatuan Republik Indonesia ;
2.
Pemerintahan Kampung
adalah penyelenggaraan urusan
pemerintahan oleh Pemerintah
Kampung dan Badan Permusyawaratan Kampung
dalam mengatur dan
mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan
adat istiadat setempat
yang diakui dan
dihormati dalam sistem
Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia ;
3.
Pemerintah Kampung adalah Kepala
Kampung dan Perangkat
Kampung sebagai unsur penyelenggara pemerintahan kampung ;
4.
Kepala Kampung adalah
Kepala Kampung Way Dente;
5.
Badan Permusyawaratan Kampung
yang selanjutnya disingkat BPD adalah lembaga yang merupakan perwujudan
demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung sebagai unsur
penyelenggara pemerintahan kampung ;
6.
Badan Usaha Milik Kampung
yang selanjutnya disebut BUMDes adalah lembaga usaha kampung yang berbadan
hukum yang didirikan, dikelola dan dimiliki oleh Pemerintah Kampung yang
mengutamakan kemanfaatan umum dan kesejahteraan masyarakat serta bersifat
mencari keuntungan ;
7.
Usaha Kampung adalah jenis
usaha yang meliputi pelayanan ekonomi kampung antara lain usaha jasa,
penyaluran sembilan bahan pokok, perdagangan hasil pertanian serta industri dan
kerajinan rakyat.
BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 2
Maksud
pembentukan BUMDes Way Dente Kampung Way Dente adalah untuk mewadahi potensi
usaha perekonomian masyarakat yang ada di Kampung Way Dente
Pasal 3
Tujuan
pembentukan BUMDes Way Dente Kampung Way Dente adalah :
a.
Meningkatkan perekonomian Kampung
Way Dente;
b.
Meningkatkan pendapatan
asli Kampung Way Dente;
c.
Meningkatkan pengolahan
potensi kampung sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kampung Way Dente;
d.
Menjadi tulang punggung
pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Kampung Way Dente.
BAB III
NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN DAN WILAYAH USAHA
Pasal 4
(1)
Pembentukan BUMDes Way
Dente Kampung Way Dente dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah kampung atau
rembug kampung;
(2)
Dengan nama BUMDes Way
Dente;
(3)
BUMDes Way Dente berkedudukan
di wilayah Kampung Way Dente Kecamatan Dente Teladas;
(4)
Dalam hal perluasan usaha,
wilayah usaha BUMDes Way Dente dapat berlokasi di luar Kampung Way Dente Kecamatan
Dente Teladas.
BAB IV
ASAS, FUNGSI DAN JENIS USAHA
Pasal 5
BUMDes
Way Dentedalam melaksanakan usahanya berasaskan demokrasi ekonomi dan
menggunakan prinsip kehati-hatian.
Pasal 6
Fungsi
BUMDes Way Dente adalah :
a.
Meningkatkan ekonomi
masyarakat dan Kampung Way Dente;
b.
Membuka kesempatan
berusaha bagi masyarakat Kampung Way Dente;
c.
Menggali potensi yang ada
di wilayah Kampung Way Dente.
Pasal 7
(1)
Jenis usaha BUMDes Way
Dente adalah :
a.
Usaha Ekonomi Simpan
Pinjam;
b.
Usaha Sentra Kuliuner;
c.
Pengelolaan Pasar Kampung;
dan
d.
Pengelolaan Tempat Pengelolaan
Sampah Terpadu;
(2)
Jenis usaha sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi
yang ada di wilayah Kampung Way Dente.
Pasal 8
BUMDes
Way Dente Kampung Way Dente dilarang
menjalankan usaha :
a.
Bertentangan dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan ;
b.
Bertentangan dengan norma
dan kaidah yang berlaku di masyarakat Kampung Way Dente;
c.
Merugikan kepentingan
masyarakat Kampung Way Dente.
BAB V
KEPEMILIKAN
Pasal 9
(1)
BUMDes Way Dente Kampung Way Dente adalah
milik Pemerintah Kampung Way Dente
(2)
Kepemilikan Pemerintah Kampung
atas BUMDes Way Dente diwakili oleh Kepala Kampung.
BAB VI
ORGANISASI
Bagian Kesatu
Pengelola
Pasal 10
(1)
Pengelola BUMDes Way Dente Kampung Way Dente ditetapkan
dalam struktur organisasi kepengurusan yang terpisah dari struktur organisasi
Pemerintah Kampung.
(2)
Pengelola BUMDes Way Dente Kampung Way Dente sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) terdiri atas :
a.
Komisaris ;
b.
Badan Pengawas ; dan
c.
Pelaksana Operasional.
(3)
Komisaris sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) huruf a, dijabat secara ex officio oleh Kepala Kampung.
(4)
Badan Pengawas sebagaimana
dimaksud pada ayat (2) huruf b, diangkat dari tokoh masyarakat oleh Kepala Kampung
atas pertimbangan BPD.
(5)
Pelaksana operasional
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, diangkat oleh Kepala Kampung atas
persetujuan BPD.
(6)
Organisasi kepengurusan BUMDes
Way Dente Kampung Way Dente ditetapkan
dengan Keputusan Kepala Kampung.
Bagian Kedua
Pelaksana Operasional
Pasal 11
(1)
Pelaksana Operasional
terdiri dari :
a.
Direksi ;
b.
Sekretaris ; dan
c.
Bendahara.
(2)
Dalam melaksanakan operasional
BUMDes Way Dente Kampung Way Dente,
pelaksana operasional dibantu oleh pegawai sesuai dengan kebutuhan BUMKampung.
Bagian Ketiga
Tugas dan Wewenang
Paragraf 1
Direksi
Pasal 12
Direksi
mempunyai tugas :
a.
Menyusun perencanaan,
melakukan koordinasi dan pengawasan seluruh kegiatan operasional BUMDes ;
b.
Membina pegawai pelaksana
operasional ;
c.
Mengurus dan mengelola
kekayaan BUMDes ;
d.
Menyelenggarakan
administrasi umum dan keuangan BUMDes ;
e.
Menyusun Rencana Strategis
Usaha 5 (lima) tahunan yang disahkan oleh Kepala Kampung melalui usul Badan
Pengawas ;
f.
Menyusun dan menyampaikan
Rencana Usaha dan Anggaran Tahunan yang merupakan penjabaran tahunan dari
Rencana Strategis Usaha kepada Kepala Kampung melalui Badan Pengawas ; dan
g.
Menyusun dan menyampaikan
laporan seluruh kegiatan BUMDes.
Pasal 13
(1)
Laporan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 12 huruf g terdiri dari Laporan Triwulan dan Laporan
Tahunan.
(2)
Laporan Triwulan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari laporan kegiatan operasional
dan keuangan yang disampaikan kepada Badan Pengawas.
(3)
Laporan Tahunan
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri dari laporan keuangan dan laporan
manajemen yang ditandatangani bersama Direksi dan Badan Pengawas disampaikan
kepada Kepala Kampung.
(4)
Laporan Tahunan
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) disampaikan paling lambat 120 (seratus dua
puluh) hari setelah tahun buku BUMDes ditutup untuk disahkan oleh Kepala Kampung
paling lambat dalam waktu 30 (tiga puluh) hari setelah diterima.
Pasal 14
Direksi
dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 mempunyai wewenang
:
a.
Mengangkat dan
memberhentikan pegawai pelaksana operasional berdasarkan AD dan ART ;
b.
Menetapkan susunan
organisasi dan tata kerja BUMDes dengan persetujuan Badan Pengawas ;
c.
Mewakili BUMDes di dalam
dan di luar pengadilan ;
d.
Menunjuk kuasa untuk
melakukan perbuatan hukum mewakili BUMDes ;
e.
Menandatangani laporan
triwulan dan laporan tahunan ;
f.
Menjual, menjaminkan atau
melepaskan aset milik BUMDes berdasarkan persetujuan Kepala Kampung dan atas
pertimbangan Badan Pengawas ; dan
g.
Melakukan ikatan
perjanjian dan kerjasama dengan pihak lain.
Paragraf 2
Sekretaris
Pasal 15
Sekretaris
mempunyai tugas sebagai berikut :
a.
Melaksanakan kegiatan
administrasi perkantoran ;
b.
Mengusahakan kelengkapan
organisasi ;
c.
Memimpin dan mengarahkan
tugas-tugas pegawai ;
d.
Menghimpun dan menyusun
laporan kegiatan bersama bendahara; dan
e.
Menyusun rencana program
kerja organisasi.
Pasal 16
Sekretaris
dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 mempunyai wewenang
:
a.
Menandatangani surat-surat
;
b.
Menetapkan pelaksanaan
bimbingan organisasi BUMDes ; dan
c.
Penatausahaan perkantoran.
Paragraf 3
Bendahara
Pasal 17
Bendahara
mempunyai tugas sebagai berikut :
a.
Melaksanakan pembukuan
keuangan ;
b.
Menyusun rencana anggaran
pendapatan dan belanja BUMDes ;
c.
Menyusun laporan keuangan
;
d.
Mengendalikan anggaran.
Pasal 18
Bendahara
dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 mempunyai wewenang
:
a.
Pengelolaan dan
penatausahaan keuangan ;
b.
Bersama dengan direksi
menandatangani surat yang berhubungan dengan bidang keuangan dan usaha.
BAB VII
PEGAWAI
Pasal 19
(1)
Untuk dapat diangkat
menjadi pegawai BUMDes Way Dente Kampung Way Dente harus
memenuhi persyaratan :
a.
Warga Negara Republik
Indonesia ;
b.
Penduduk Kampung Way Dente
Kecamatan Dente Teladas yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk ;
c.
Sekurang-kurangnya
berijazah pendidikan SLTA dan diutamakan kejuruan atau Diploma III ;
d.
Berkelakuan baik ;
e.
Mempunyai pendidikan, kecakapan
dan keahlian yang diperlukan ;
f.
Dinyatakan sehat oleh
dokter negeri ;
g.
Usia paling rendah 23 (dua
puluh tiga) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun ; dan
h.
Lulus seleksi.
(2)
Batas usia pensiun pegawai
BUMDes Way Dente adalah 55 (lima puluh
lima) tahun.
Pasal 20
Pegawai
BUMDes Way Dentewajib :
a.
Memegang teguh, mengamalkan
Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ;
b.
Mendahukukan kepentingan
BUMDes di atas kepentingan lainnya ;
c.
Mematuhi segala kewajiban
dan larangan ; dan
d.
Memegang teguh rahasia BUMDes
dan rahasia jabatan.
Pasal 21
Pegawai
BUMDes Way Dente dilarang :
a.
Melakukan kegiatan yang
merugikan BUMDes ;
b.
Menggunakan kedudukannya
untuk memberikan keuntungan bagi diri sendiri dan/atau orang lain yang
merugikan BUMDes ; dan
c.
Mencemarkan nama baik
BUMDes.
Pasal 22
(1)
Pegawai BUMDes Way Dente dapat dikenakan hukuman ;
(2)
Jenis hukuman sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) meliputi :
a.
Teguran lisan ;
b.
Teguran tertulis ;
c.
Pemberhentian sementara ;
d.
Pemberhentian dengan
hormat ; dan
e.
Pemberhentian dengan tidak
hormat.
(3)
Pelaksanaan penjatuhan
hukuman sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Direksi.
Pasal 23
(1)
Pegawai BUMDes Way Dente diberhentikan sementara
apabila telah melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 dan/atau
tindak pidana.
(2)
Pemberhentian sementara
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lama 6 (enam) bulan atau adanya
putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
BAB VIII
TATA CARA PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN
Pasal 24
(1)
Pembentukan pengurus
BUMDes Way Dente Kampung Way Dente
dilaksanakan melalui musyawarah yang dihadiri oleh segenap unsur pemerintah kampung
dan unsur dari kelembagaan kemasyarakatan di kampung;
(2)
Musyawarah sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh Kepala Kampung untuk menyusun dan/atau
memilih pengurus BUMDes secara demokratis.
(3)
Pengurus BUMDes Way Dente Kampung Way Dente
sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berasal dari tokoh masyarakat yang memiliki
kemampuan, kemauan dan kepedulian terhadap kemajuan pembangunan kampung.
(4)
Calon pengurus BUMDes Way
Dente Kampung Way Dente harus
memenuhi syarat :
a.
Warga Kampung Way Dente Kecamatan
Dente Teladas yang mempunyai jiwa wirausaha ;
b.
Bertempat tinggal dan
menetap di Kampung Way Dente sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun;
c.
Sekurang-kurangnya telah
berumur 25 (dua puluh lima) tahun dan setinggi-tingginya 56 (liam puluh enam)
tahun ;
d.
Berkepribadian baik,
jujur, adil, cakap, berwibawa, penuh pengabdian terhadap perekonomian kampung ;
e.
Pendidikan
sekurang-kurangnya SLTA atau sederajat ; dan
f.
Sehat jasmani dan rohani.
Pasal 25
Masa
bakti kepengurusan Way Dente Kampung Way Dente adalah 5
(lima) tahun dan dapat dipilih kembali untuk masa bakti berikutnya.
Pasal 26
Pengurus
BUMDes Way Dente Kampung Way Dente berhenti
atau diberhentikan apabila :
a.
Meninggal dunia ;
b.
Mengundurkan diri ;
c.
Pindah tempat tinggal di
luar kampung ;
d.
Berakhir masa baktinya ;
e.
Tidak dapat melaksanakan
tugas dengan baik ;
f.
Tersangkut tindak pidana.
Pasal 27
(1)
Pengurus BUMDes Way Dente Kampung Way Dente berhak
mendapat penghasilan yang sah sebagai penghargaan dari pelaksanaan tugasnya
sesuai dengan kemampuan keuangan BUMDes.
(2)
Pengurus BUMDes Way Dente Kampung Way Dente dilarang
mengambil keuntungan pribadi baik secara langsung maupun tidak langsung dari
kegiatan BUMDes selain penghasilan yang sah.
BAB IX
PERMODALAN
Pasal 28
Modal
BUMDes Way Dente Kampung Way Dente berasal
dari :
a.
Pemerintah Kampung Way
Dente ;
b.
Tabungan masyarakat ;
c.
Bantuan Pemerintah,
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten ; atau
d.
Pinjaman kampung dan/atau
penyertaan modal pihak lain atau kerjasama bagi hasil.
Pasal 29
(1)
Modal BUMDes Way Dente Kampung Way Dente yang
berasal dari Pemerintah Kampung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 huruf a,
merupakan kekayaan kampung yang dipisahkan ;
(2)
Modal BUMDes Way Dente Kampung Way Dente yang
berasal dari tabungan masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 huruf b,
merupakan simpanan masyarakat ;
(3)
Modal BUMDes Way Dente Kampung Way Dente yang
berasal dari bantuan pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 huruf c, dapat berupa hibah atau bantuan
sosial ;
(4)
Modal BUMDes Way Dente Kampung Way Dente yang
berasal dari pinjaman kampung dan/atau penyertaan modal pihak lain atau
kerjasama bagi hasil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 huruf d, dapat
diperoleh dari lembaga keuangan, pemerintah daerah, pihak swasta dan/atau
masyarakat.
Pasal 30
(1)
Modal BUMDes Way Dente Kampung Way Dente yang
berasal dari pinjaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (4), dilakukan
setelah mendapat persetujuan dari BPD.
(2)
Persetujuan dari BPD
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah persetujuan tertulis dari BPD setelah
diadakan rapat khusus untuk itu.
Pasal 31
Modal
BUMDes Way Dente Kampung Way Dente selain
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 dapat berasal dari dana bergulir program
pemerintah, pemerintah daerah provinsi atau pemerintah daerah kabupaten yang
diserahkan kepada kampung dan/atau masyarakat melalui pemerintah kampung.
BAB X
BAGI HASIL USAHA
Pasal 32
(1)
Dalam waktu 1 (satu) tahun
buku operasional BUMDes Way Dente Kampung Way Dente dapat dibagi hasil usaha
BUMDes.
(2)
Pembagian hasil usaha
BUMDes Way Dente Kampung Way Dente sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
berdasarkan keuntungan bersih usaha.
(3)
Penggunaan bagi hasil
usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk penambahan modal usaha,
pendapatan asli kampung, komisaris, badan pengawas, pelaksana operasional,
pendidikan dan sosial, serta cadangan dan kegiatan lainnya.
(4)
Penggunaan bagi hasil
usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditentukan dengan Peraturan Kepala Kampung.
BAB XI
KERJASAMA
Pasal 33
(1)
BUMDes Way Dente Kampung Way
Dente dapat melakukan kerjasama usaha dengan 1 (satu) atau lebih BUMDes lain
atau dengan pihak ketiga.
(2)
Kerjasama sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) memperhatikan ketentuan sebagai berikut :
a.
Kerjasama tersebut tidak
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
b.
Kerjasama yang memerlukan
jaminan harta benda yang dimiliki atau dikelola BUMDes Way Dente Kampung Way
Dente yang mengakibatkan beban hutang, maka rencana kerjasama tersebut harus
mendapat persetujuan Kepala Kampung dan BPD.
c.
Kerjasama yang tidak
memerlukan jaminan harta benda yang dimiliki atau dikelola BUMDes Way Dente
Kampung Way Dente dan tidak mengakibatkan beban hutang maka rencana kerjasama
tersebut dilaporkan secara tertulis kepada Kepala Kampung dan BPD.
d.
Kerjasama tersebut
menganut prinsip kemitraan yang mengutamakan kepentingan masyarakat kampung dan
saling menguntungkan.
Pasal 34
Kerjasama
usaha BUMDes Way Dente Kampung Way Dente sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33
dibuat dalam naskah perjanjian kerjasama.
BAB XII
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
Pasal 35
(1)
Pelaksana operasional
melaporkan pertanggungjawaban pelaksanaan BUMDes Way Dente Kampung Way Dente
kepada Kepala Kampung.
(2)
Kepala Kampung melaporkan
pertanggungjawaban BUMDes Way Dente Kampung Way Dente kepada BPD dalam forum
musyawarah.
(3)
Laporan pertanggungjawaban
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) paling sedikit memuat :
a.
Laporan kinerja pelaksana
operasional selama 1 (satu) tahun.
b.
Kinerja usaha yang
menyangkut realisasi kegiatan usaha, upaya pengembangan dan indikator
keberhasilan.
c.
Laporan keuangan termasuk
rencana pembagian laba usaha.
(4)
Mekanisme dan tata tertib
pertanggungjawaban disesuaikan dengan AD dan ART.
BAB XIII
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
Bagian Kesatu
Pembinaan
Pasal 36
Pemerintah
Kampung Way Dente wajib membina terhadap perkembangan usaha BUMDes Way Dente
Kampung Way Dente agar tumbuh dan berkembang menjadi Badan Usaha yang
bermanfaat dalam mengangkat perekonomian masyarakat kampung.
Bagian Kedua
Pengawasan
Pasal 37
BPD
dan/atau pengawas internal yang dibentuk melalui musyawarah kampung melakukan
pengawasan atas pengelolaan BUMDes Way Dente.
BAB XIV
PEMBUBARAN
Pasal 38
(1)
BUMDes Way Dente Kampung Way
Dente dapat dibubarkan karena :
a.
Tidak menguntungkan ;
b.
Ketentuan peraturan
perundang-undangan.
(2)
Pembubaran BUMDes Way Dente
Kampung Way Dente sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan
Kampung.
(3)
Semua kekayaan BUMDes Way Dente
Kampung Way Dente yang dibubarkan dibagi menurut nilai penyertaan modal dan
disetor langsung ke kas kampung.
BAB XV
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 39
Hal-hal
yang belum diatur dalam Peraturan Kampung ini sepanjang mengenai pelaksanaannya
akan diatur kemudian oleh Kepala Kampung.
Pasal 40
Pada
saat Peraturan Kampung ini mulai berlaku, maka segala hal yang terkait dengan
seluruh aspek pelaksanaan dan optimalisasi Badan Usaha Milik Kampung di wilayah
Kampung Way Dente diatur melalui Peraturan Kampung ini.
Pasal 41
Peraturan Kampung ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.
Agar
setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Kampung
ini dengan penempatannya dalam Berita Kampung Way Dente Kecamatan Dente
Teladas Kabupaten Tulang Bawang.
Ditetapkan di : Way Dente
pada tanggal :
…………….. 2015
KEPALA KAMPUNG WAY DENTE,
SIREP SURIPTO
Diundangkan di Way Dente
pada tanggal ………………………..
SEKRETARIS KAMPUNG WAY DENTE,
SUHAIRIYANTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar